>Gelombang tinggi di tg Priok

>Akibat gelombang air laut tinggi serta badai angin kencang dengan kecepatan 25 hingga 40 knot pada Selasa dini hari hingga sore pelayaran dan layanan bongkar muat dan pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Priok, terganggu.

Hambar Wiyadi, Humas Pelindo II mengatakan cuaca ekstrem sebenarnya terjadi sejak tiga hari belakangan ini dan parahnya pada Selasa dinihari pk.01:30 dini hari, sehingga lima unit TugBoat dan empat tongkang yang digunakan untuk kegiatan bongkar-muat itu bergeser dari Bouy Barat ke alur pelayaran di pelabuhan paling sibuk itu.

Dengan terjangan badai dan gelombang tinggi tersebut, alur pelayaran sempat ditutup antara pukul 03.30 hingga 05.00 WIB. Tiga kapal yaitu KM. Tanto Fajar III, KM. Hai Pong dan Najade mengalami keterlambatan pelayanan terpaksa ikut dihentikan bongkar muatnya sesaat.

Sementara lima Tug Boat beserta tonggakang yang terbawa arus yaitu, TB. Inter Nusa, TB Mos 51, TB, Thaise Maju 9, TB. Ony, TB. Tenaga Maju , TK. Mas 271, TK. ABKIM, TK, Illir Jaya II dan TK. MAM 3001.

Sedangkan pada hari Minggu (16/1) lalu pukul 09:30 ada enam tongkang dan dua tug boat juga terdorong dari Bouy Barat ke Bouy Timur.

“Sudah tiga hari ini setiap dini hari hingga tengah hari disertai selalu terjadi flutuasi kecepatan angin yang selalu cepat berubah yang dapat menyebabkan terdorongnya kapal-kapal berukuran kecil dan sedang,”kata Hambar.

Iklan

Komentar ditutup.