>Plesir Ke China, 9 Anggota DPRD Akan Dicopot

>Sedikitnya sembilan anggota DPRD Kota Malang, Jatim, terancam diberhentikan melalui proses pergantian antarwaktu (PAW). Kesembilan anggota dewan itu adalah wakil rakyat yang duduk di Komisi D DPRD setempat.

Seluruh anggota komisi D kecuali Isa Ansori, jalan-jalan ke China selama sepekan tanpa sepengetahuan ketua fraksi masing-masing maupun para pimpinan dewan.
“Kalau mereka terbukti bersalah setelah disidang Badan Kehormatan (BK) DPRD, tidak menutup kemungkinan mereka diusulkan untuk diganti melalui PAW,” tegas ketua DPRD Kota Malang, Arif Darmawan.
Kalaupun mereka jalan-jalan dengan biaya sendiri, etikanya harus tetap mengajukan izin ke pimpinan dewan dan ketua fraksi masing-masing. “Ini kan lembaga, tentunya mereka kan tahu etikanya bagaimana,” tegas Arif.
Senada dengan Arif Darmawan, Ketua Fraksi PDIP Sri Untari juga secara tegas akan memberikan sanksi berat kepada anggotanya yang ikut jalan-jalan ke China dengan dalih kunjungan kerja terkait masalah pendidikan.
Kesembilan anggota Komisi D yang pelesir ke China itu adalah Christea, Een Ambarsari, Ramudji, Suharni, Syaiful Rusdi, Agus Suryanto, Rahayu Sugiarti, Sutrisno serta Tri Yudiani.
Kepergian kesembilan anggota dewan tersebut memicu kemarahan Ketua BK DPRD Sofyan Edy Djarwoko, karena mereka tidak menempuh prosedur izin pada pimpinan dewan maupun fraksi masing-masing. Apalagi, kepergian mereka pada hari kerja, bukan hari libur.
Oleh karena itu, tegasnya, setelah kesembilan anggota dewan tersebut kembali ke Malang, pihaknya akan memanggil mereka untuk dimintai keterangan seputar kepergiannya yang tanpa sepengetahuan para pimpinan dewan maupun ketua fraksi masing-masing.
“Secepatnya kami akan panggil mereka. Kalau mereka terbukti melakukan kesalahan, pasti BK akan memberi sanksi sesuai kesalahan yang mereka lakukan,” tegas politisi dari Partai Golkar tersebut.
Keberangkatan kesembilan anggota komisi D tersebut dilakukan dua gelombang, yakni pada 10 dan 14 Januari 2011. Namun, kepergian mereka ke China tanpa sepengetahuan dan izin dari para pimpinan dewan.
Pada saat yang bersamaan, Kepala SMP dan SMA Negeri di Malang juga melakukan studi banding ke negeri tirai bambu itu.
Bahkan, Wali Kota Malang Peni Suparto, Dirut PDAM Jemianto dan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) juga sedang berada di China.

http://makassar.tribunnews.com/read/…D-Akan-Dicopot

Iklan

Komentar ditutup.