>Kota Matahari Terbit

>Hotel berbintang terbesar di kota Solo resmi dibuka pada Jum’at kemarin. Hotel yang merupakan bagian dari kompleks shopping mall terbesar di Jateng dan Solo ini menawarkan sejumlah kenyamanan dan fasilitas kelas prima. Siap menerima tamu konvensi dan acara bertaraf internasional.

Jum’at (21/1) kemarin Solo resmi memiliki hotel terbesar berbintang 4 dengan kapasitas 237 kamar dan 26 lantai. Hotel tertinggi ini merupakan bagian dari kompleks ‘Solo Paragon The Pride of Java’. Kompleks yang menempati area 4,2 hektar ini terletak di Jl. Dr. Sutomo, Solo ini terdiri dari hotel, kondotel, apartemen dan shopping mall.

Hotel yang memiliki 5 tipe kamar; Superior, Deluxe, Executive, City Suite dan Premier Suite ini dilengkapi dengan fasilitas kolam renang, fitness centre, spa, jogging track dan kid’s club. “Karena meeting dan konvensi merupakan bagian dari target market kami maka hotel ini juga dilengkapi dengan lima jenis meeting room. Mulai dari kapasitas 35 orang hingga 1500 orang,” demikian General Manager, Hengky Tambayong.

Solo Paragon Hotel & Recidences dikelola oleh Tauzia Hotel Management yang sudah berhasil mengembangkan konsep dan produk hotelnya sendiri. Properti yang dikelola oleh Tauzia yang sedang dipersiapkan antara lain Eden Kuta, Bali. Sedangkan Harris Hotel dan Resort sejak tahun 2002 meliputi 20 hotel dengan 3.345 kamar akan dibuka hingga tahun 2012 nanti.

Dalam saat yang sama dilakukan juga acara topping off yang menandai penyelesaian Solo Paragon Lifestyle Mall. Mall terbesar di kota Solo ini akan beroperasi pada bulan Oktober 2011. Mengusung konsep ‘shopping, dining and entertaiment’ mall ini juga menghadirkan area ‘alfresco dining’ yang akan menjadi satu-satunya di kota Solo.

Di area ‘Solo Paragon The Pride of Java’ selain hotel dan shopping mall juga terdapat 190 apartemen dan kondotel serta 60 ruang kantor. ‘Dengan adanya area ini diharapkan kegiatan bisnis, tempat tinggal dan hiburan akan lebih nyaman dan hemat,’jelas Bapak Candra Tambayong selaku Presiden Direktur PT Sunindo Gapura Prima yang menjadi developer area tersebut.

Acara peresmian hotel berlangsung di Grand Emerald Ballroom, Jum’at (21/1) malam. Dengan tema ‘From Java to Paris’, acara yang berlangsung meriah ini dihadiri lebih dari 1.500 tamu undangan. Tarian dan pertunjukan yang mengangkat tema tradisional Jawa, Cina dan Eropa ini melibatkan puluhan artis lokal tampil memukau para hadirin.

Penancapan gambar gunungan oleh Asisten Administrasi Sekda kota Surakarta, Bapak Drs. S. Joko Pangarso MM bersama Ibu Imelda Sundoro, Presiden Komisaris PT Sunindo Gapura Prima menandai peresmian Solo Paragon Hotel & Residences.

‘Kami ingin memberikan sumbangsih terbaik buat masyarakat Solo supaya bisa berkembang menjadi kota tujuan wisata, bisnis dan konvensi bertaraf internasional,’ demikian Ibu Imelda dalam kata sambutannya. ‘Kehadiran hotel terbesar dan shopping mall yang lengkap merupakan daya pikat baru kota Solo,’ ujar Joko Pangarso sebelum menekan tombol sirene menandai topping off mall yang tertinggi di kota Solo tersebut.

Beberapa hari sebelum acara peresmian, tepatnya pada tanggal 15 Januari juga diadakan serangkaian kerja sosial yang melibatkan warga sekitar. Kerja sosial berupa kerja bakti lingkungan dan fogging merupakan bentuk penghargaan terhadap lingkungan. Demikian juga dengan acara ‘Jalan Sehat’ dengan tema ‘Get Healthy with Solo Paragon Hotel & Residences yang mengajak sekiatar 700 warga sekitar untuk menikmati segarnya tubuh karena jalan kaki.

( dev / Odi )
d

Iklan

Komentar ditutup.