>Seks Tetap Menggebu-gebu

>Kegiatan bercinta anda dan pasangan terasa sangat menyenangkan dan menggairahkan? Peliharalah. Menurut terapis seks, Clifford dan Joyce Panner, setiap pasangan pada dasarnya bisa menikmati setiap tahapan bercinta. Tetapi permasalahnnya bagaimana agar hasrat tersebut tetap terjaga meskipun usia pernikahan sudah lama.

Ada beberapa cara yang dianjurkan dua pakar seks, Clifford dan Joyce Panner agar anda dan pasangan menjaga hasrat dan kenikmatan bercinta. Hal yang perlu anda berdua ingat adalah saat bercinta jangan hanya melibatkan fisik saja tetapi juga pikiran dan jiwa. Maka itu, praktekkan trik ini di rumah!

Berciuman Lebih Dalam
Anda tentu masih ingat ketika pertama kali berciuman dengan pasangan. Cobalah membayangkan saat anda berciuman untuk pertama kalinya. Dengan begitu anda dan pasangan bisa lebih menikmati tiap ciuman. Habiskan waktu lebih lama, rasakan tiap kecupannya, dan jangan buru-buru menyudahinya.

Berpelukan Usai Bercinta
Jika setelah bercinta biasanya anda dan pasangan langsung tertidur, sesekali cobalah untuk saling berpelukan. Bisikkan kata-kata mesra di telinganya. Saat-saat tersebut adalah momen paling intim, jadi jangan melewatkannya hanya dengan tertidur pulas.

Telusuri Zona Erotis Pasangan
Jika selama ini anda dan pasangan hanya mengetahui sedikit bagian erotis tubuh masing-masing, saatnya untuk mengeksplorasi lebih dalam. Jangan hanya ‘mentok’ di beberapa bagian saja. Zona erotis wanita sebenarnya lebih banyak dibandingkan pria. Arahkan tangan si dia untuk menjelajahi tubuh anda. Minta pasangan untuk melakukan hal yang sama. Perhatikan responnya. Jika sedang menjelajahi, tidak ada salahnya anda menanyakan apakah ia menyukainya atau tidak. Proses tersebut akan menjadi proses yang seru dan menyenangkan.

Memahami Hasrat Masing-masing
Sebagian besar pria akan mengalami peningkatan hasrat seksual di awal remaja dan awal usia 20an. Sedangkan untuk wanita, hasrat seksualnya akan meningkat di akhir masa remaja dan awal usia 20an. Namun, ada juga wanita yang hasrat seksualnya meningkat ketika memasuki usia 30an. Ketika anda dan pasangan tumbuh bersama dan saling mengetahui keadaan masing-masing baik ketika hasrat seksual semakin menurun, maka sikap pengertian sangat dibutuhkan.

Kepuasan Bukan Segalanya
Jangan selalu mengharapkan kepuasan saat bercinta dengan pasangan. Ketika pikiran anda hanya fokus kepada kepuasan puncak, anda dan pasangan malah tidak bisa menikmati tiap proses kegiatan bercinta. Jadi, jangan biarkan hanya orgasme yang menjadi fokus pikiran ketika bercinta dengan pasangan.

Jangan Buru-buru
Dalam sebuah survey yang dilakukan Clifford dan Joyce Panner, pada beberapa wanita, seks yang terburu-buru menempati rangking 5 dalam hal yang paling dibenci. Saat bercinta wanita lebih melibatkan perasaannya dibandingkan pria.

Jadi, ketika bercinta dilakukan secara terburu-buru, makan wanita cenderung tidak menyukainya. Quickie alias seks kilat tidak selalu salah, tetapi seperti makanan, jika terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji tentu tidak baik dan harus dengan diimbangi dengan makanan sehat.

Pelajari Pemicu Hasrat Pasangan
Bagi pria pemicu hasratnya untuk bercinta lebih visual. Saat melihat pasangannya dengan baju seksi atau hanya tersingkap hasratnya bisa langsung muncul. Jadi, bagi wanita tidak terlalu sulit untuk membangkitkan hasrat pasangan anda. Sedangkan bagi wanita hal-hal kecil malah bisa memicu hasratnya. Seperti, ketika melihat pasangannya sedang membaca buku dengan serius, atau ketika melihat pasanganya sedang memasakkan hidungan untuknya. Faktor perasaan sangat besar untuk meningkatkan hasrat bercinta kaum wanita.
a

Iklan

Komentar ditutup.