>Dua Pelabuhan Internasional Segera Dibangun

>

Pemerintah memandang perlu mengembangkan dua pelabuhan internasional di Sumatera dan Kawasan Timur Indonesia. Dua pelabuhan ini menjadi tulang punggung jaringan logistik nasional.
“Selama ini pelabuhan internasional hanya sebatas feeder,” kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Jakarta, Senin 7 Januari 2011.

Menurut Hatta, pengembangan pelabuhan tersebut mendesak untuk menghilangkan ketergantungan Indonesia terhadap negara lain. Paling tidak, kata Hatta, jika dua pelabuhan ini tidak ada, maka akan menghilangkan potensi pendapatan sebesar US$3-4 miliar per tahun.

“Pengembangan juga perlu untuk memaksimalkan penerapan azas cabotage,” katanya. Azaz cabotage merupakan ketentuan yang mengharuskan muatan domestik diangkut kapal- kapal berbendera nasional. Azas ini berlaku untuk kapal bermuatan komoditas tertentu, salah satunya batu bara.

Hatta menegaskan Indonesia memiliki hak internasional terhadap kawasan kelautan nasional. Untuk itu, pembangunan pelabuhan diarahkan pada pengembangan sistem logistik yang terhubung secara nasional dan global.

Lebih jauh, Hatta mengingatkan pelabuhan internasional diharapkan bisa mendorong perluasan kesejahteraan di seluruh wilayah Indonesia. (hs)

Iklan

Komentar ditutup.