>Pilih Pembantu Tak Seperti Memilih Kucing dalam Karung

>

MARAKNYA kasus penyiksaan terhadap PRT atau penculikan yang anak yang dilakukan PRT memang mengindikasikan adanya ketimpangan hubungan antara majikan dan pembantunya. Lalu, bagaimana kita seharusnya menyikapi ketidakharmonisan antara majikan dan pembantu ini?

Bijaknya, ada sikap saling menghargai dan menghormati pada masing-masing posisi. Majikan sebagai pihak pemakai jasa diharapkan memiliki trik khusus bagaimana ‘merangkul’ pembantunya sebagai mitra rumah tangga yang setia.

Sedang pembantu rumah tangga, sebagai pihak yang dibutuhkan tenaganya, juga dituntut bersikap mengabdi, menuntaskan kewajibannya dengan sebaik-baiknya sebagai wujud pemberian layanan yang terbaik.

Keseimbangan dan penerapan proses ‘give and take’ ini diharapkan bisa menciptakan hubungan yang harmonis antara majikan dan pembantu rumah tangga.

Dan sebelum terlanjur Anda sakit hati karena ulah pembantu rumah tangga yang melakukan tindakan balas dendam karena sikap-sikap negatif yang Anda tunjukkan, berikut ini tips yang bisa membantu Anda menemukan pembantu rumah tangga yang ‘setia’ dan mengabdi:

Kualifikasi

Tentukan kualifikasi pembantu rumah tangga yang Anda inginkan. Apakah Anda hanya membutuhkannya untuk mengasuh anak-anak, atau Anda mengharapkan mereka mengerjakan tugas-tugas domestik seperti memasak, mencuci, dan membereskan rumah.

Job deskripsi

Jelaskan secara detail job deskripsi mereka, agar mereka tahu dan paham apa yang harus dikerjakan. Jangan sampai mereka bingung karena tidak tahu apa yang harus dikerjakan, apakah sebagai pengasuh anak, tukang masak atau mengurus rumah.

Rekomendasi

Carilah sosok pembantu yang bisa membuat Anda merasa nyaman menerima kehadirannya di tengah lingkungan keluarga. Cobalah minta rekomendasi ini dari keluarga atau teman yang Anda kenal.

Seleksi

Setidaknya lakukan seleksi terlebih dulu, apakah ia bisa memasak, mencuci, membereskan rumah serta memiliki pengalaman merawat bayi.

Preferensi

Pikirkan juga tentang preferensi lainnya. Misal, Anda mungkin ingin pembantu yang dewasa, ramah tapi tenang. Pertimbangkan juga usia, jenis kelamin, budaya serta kepribadiannya.

Uji interaksi

Pertemukan calon asisten Anda dengan keluarga dan lihat bagaimana mereka berinteraksi. Minta juga pendapat anak-anak yang sudah dewasa, tanyakan pada mereka kesan-kesan terhadap calon asisten ini sebelum melakukan pengambilan keputusan untuk mempekerjakannya.

Negosiasi

Jka tidak yakin berapa gaji yang pantas diberikan untuk pembantu Anda, sebaiknya bicarakan saja hal ini dengan teman atau keluarga Anda yang sudah berpengalaman mempekerjakan pembantu di rumahnya.

Kompensasi

Hal ini penting mengingat tugas dan tanggung jawab yang sudah dilakukan pembantu, harus dibarengi dengan pemberian kompensasi atau pemenuhan hak-haknya. Dalam hal ini mencakup, kapan mereka bisa mengambi cuti, kapan waktu liburnya, tunjangan hari raya serta besaran gaji pokoknya.

Iklan

Komentar ditutup.