>Buah dan Sayuran Tidak Bisa Mengurangi Alergi Anak

>

Mengkonsumsi lebih banyak buah dan sayuran ternyata tidak dapat melindungi anak-anak dari alergi. Demikian, berdasarkan Penelitian yang dilakukan di Swedia.

Buah-buahan dan sayuran kaya akan antioksidan yang membantu mengurangi radang pada saluran pernapasan. Berdasarkan penelitian yang baru melaporkan bahwa penyakit asma dan alergi berkurang pada anak yang mengkonsumsi lebih banyak sayuran hijau.

 “Tetapi, tidak semua penelitian menemukan kaitan tersebut dan penelitian tersebut juga masih ada kekurangannya,” kata pemimpin penelitian Helen Rosenlund dari Institut Karolinska di Stockholm.

 Rosenlund mengatakan, beberapa protein pada buah seperti apel dan pir menyerupai serbuk sari yang dapat memicu alergi. Itu berarti akan-anak bisa bereaksi terhadap keduanya. Dengan kata lain, alergi yang dialami karena mereka memakan sayuran hijau dibandingkan dengan makanan lain.

 “Penemuan ini sangat membingungkan. Dimana, salah jika menyarankan mengatur pola makan dengan buah dan sayuran mengakibatkan alergi,” kata Roselund.

Untuk menemukan alasannya, Roselund dan temannya melihat data sekitar 2.500 anak berusia delapan tahun yang sejak lahir ikut serta dalam penelitian tersebut. Berdasarkan tes darah dan quisioner yang diisi oleh orang tua mereka, ilmuan menemukan bahwa tujuh persen anak menderita asma.

Sedangkan, persentase akan yang mengalami alergi dan ruam pada kulit dua kali lebih besar. Rata-rata anak setiap hari memakan satu sampai dua buah dan dua sampai tiga kali sayuran. Sekilas memang sayuran hijau terlihat membantu. Dimana, anak yang suka sekali mememakan buah memiliki lebih dari dua sampai tiga kali selisih dari menderita alergi dibandingkan mereka yang memakan sedikit.

Apel, pir dan wortel tampaknya sangat membantu. Tetapi, tidak ada kaitannya dengan sayuran. Namun, ternyata setengah dari anak-anak yang mengalami alergi sangat sensitif dengan serbuk sari. Dimana, salah satu serbuk sari tersebut menyerupai protein pada apel dan wortel.

Setelah tim mengulangi kembali analasis mereka tanpa 122 anak yang alergi terhadap buah dan sayuran. Ternyata, buah tidak memberikan perlindungan terhadap alergi jika pola makan diubah.

Iklan

Komentar ditutup.